Minggu, 29 Juli 2012

Tokoh - Tokoh Penemu Sel beserta Teori Tentang Sel

Sel adalah 'Unit terkecil dari organ struktural dan fungsional pada mahluk hidup, yang dapat melaksanakan kehidupan.
Berikut adalah para tokoh ilmuan yang telah berhasil mempelajari tentang sel.

1)  Robert Hooke
                                                                                                                                                                      Teori = Merupakan penemu sel, setelah mengamati sayatan gabus kering.

Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan Inggris Robert Hooke yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Kata sel berasal dari kata bahasa Latin cellula yang berarti rongga/ruangan.
Pada tahun 1835, sebelum teori Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi.
2)  Scheilden & Schwann
Teori  = Sel merupakan kesatuan struktural

  Scheiden & Schwan adalah tokoh ilmuan yang telah berjasa dalam dunia mikrobiologi, dengan teori sel merupakan suatu kesatuan struktural (berdasarkan bentuk). Scheilden mengamati sel pada tumbuhan dan Schwann mengamati sel pada hewan.  berikut adalah hasil pengamatannya:
Sel Hewan
1. tidak memiliki dinding sel
2. tidak memiliki plastida
3. memiliki lisosom
4. memiliki sentrosom
5. timbunan zat berupa lemak dan glikogen
6. bentuk tidak tetap
7. pada hewan tertentu memiliki vakuola, ukuran kecil, sedikit
Sel Tumbuhan
1. memiliki dinding sel dan membran sel
2. umumnya memiliki plastida
3. tidak memiliki lisosom
4. tidak memiliki sentrosom
5. timbunan zat berupa pati
6. bentuk tetap
7. memiliki vakuola ukuran besar, banyak

3)  Max Schultze

Teori = Sel merupakan kesauan fungsional

Namanya sangat dikenal karena karyanya pada teori sel. Dengan menggabungkan teori Felix Dujardin dari konsep “sarcode” pada binatang dengan Hugo von Mohl dengan protoplasma pada sayuran, ia menyatukan keduanya, dan dua hal itu termasuk di bawah nama umum protoplasma, mendefinisikan sel sebagai nucleated massa dari protoplasma dengan atau tanpa sel-dinding (Das Protoplasma der Rhizopoden und der Pflanzenzellen; ein Beiträg zur Theorie der Zelle, 1863).

4)  Rudholf Virchow
 Teori = Sel merupakan kesatuan pertumbuhan (omne cellulae e cellula)

Virchow berperan dalam banyak penemuan penting. Meskipun dia dan Theodor Schwann tidak disebutkan bersamaan, dia paling banyak diketahui karena theorinya tentang sel. Ia adalah orang pertama yang menemukan sel-sel leukemia. Dia adalah orang pertama yang menerima dan menjiplak hasil kerja Robert Remak yang memnyatakan asalu usul sel adalah pembagian unsur sebelumnya. Teori ini ia tuangkan dalam epigram Omnis cellula e cellula (“setiap sel berasal dari sel sebelumnya”) yang dipublikasikan tahun 1858. (epigram ini sebenarnya ditemukan François-Vincent Raspail tapi dipopulerkan oleh Virchow). Ini adalah penolakan terhadap konsep generasi spontan (spontaneous generation), yang menyatakan organisme berasal dari benda mati.

5)  Thomas huxley

 Teori = Sel merupakan kesatuan fisik kimia

6) Watson and Crick

   Teori  = Sel merupakan kesatuan hereditas

7)  Robert Brown

   Teori  = Pada sel terdapat inti sel ( Nukleus )
adalah botanis Skotlandia yang memberikan sumbangan penting terhadap botani melalui penemuan inti sel dan aliran sitoplasma, pengamatan pertama dari Gerakan Brown, penelitian awal terhadap penyerbukan dan pembuahan tumbuhan. Brown juga salah satu yang pertama mengenali perbedaan mendasar antara tumbuhan gimnosperma dan angiosperma, dan melakukan studi awal palinologi. Dia juga memberikan banyak sumbangan terhadap taksonomi tumbuhan, termasuk penggolongan sejumlah familia tumbuhan yang masih diterima saat ini, dan banyak marga dan spesies tumbuhan Australia, hasil penjelajahannya beserta Matthew Flinders

8)  Felix Dujardin

  Teori   = Di dalam setiap sel mahkluk hidup terdapat sitoplasma  

Kamis, 12 Juli 2012

Pidato Perdamaian oleh Pemimpin Islam di Hadapan anggota Kongres Amerika

Pidato perdamaian bersejarah disampaikan oleh Pemimpin Islam di Gedung Capitol Hill menyerukan Perdamaian dunia dan mendesak Amerika untuk bertindak adil dan beritikad baik dalam membangun perdamaian dunia.
"Perdamaian dan keadilan tidak dapat dipisahkan - Anda tidak dapat memiliki satu tanpa yang lainnya. Namun secara umum ada sedikit keraguan dimana kegelisahan dan kecemasan meningkat di dunia dan berbagai gangguan telah menyebar. Ini jelas membuktikan bahwa entah dimana, persyaratan keadilan tidak terpenuhi."
Itu adalah sepenggal kalimat dari pidato yang disampaikan Hadhrat Mirza Masroor Ahmad di hadapan para Anggota Kongres Amerika Serikat dan berbagai elemen masyarakat.
Dari Press Release di situs Alislam.org Disebutkan bahwa 27 Juni 2012, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad mendapat sambutan di Capitol Hill, Washington DC, dimana beliau menyampaikan pidato utama dengan judul ' Jalan Menuju Perdamaian - Hubungan antar bangsa' di hadapan para audiens yang terdiri dari lebih 30 anggota Kongres Amerika Serikat, termasuk Nancy Pelosi, Pemimpin Demokrat di Dewan Perwakilan (House of Representatives).
Juga hadir dalam acara tersebut anggota Korps Diplomatik, Gedung Putih dan staff Depatemen Luar negeri, para profesor, para tokoh LSM, tokoh agama, perwakilan media, perwakilan Negara dan berbagai lapisan masyarakat.
Selama acara tersebut, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad diberikan kesempatan berkeliling gedung Capitol Hill sebelum diantar ke Dewan Perwakilan dimana Resolusi diberikan untuk menghormati kunjungan Huzur ke Amerika Serikat.
Paragraf pengantar Resolusi tersebut menyatakan:
"Menyambut Yang Mulia, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, pemimpin spriritual dan administratif Jamaah Muslim Ahmadiyah seluruh dunia ke Washington DC dan mengakui komitmennya untuk perdamaian dunia, keadilan, anti kekerasan, HAM, kebebasan beragama dan demokrasi."
Acara dimulai pada pukul 09:55 dengan pembacaan Alquran oleh Maulana Azhar Hanif, sebelum sambutan yang diberikan oleh Amjad Mahmood Khan, Sekretaris Nasional Bidang kemasyarakatan dari Jamaah Muslim Ahmadiyah Amerika Serikat.
Senator Robert Casey (US-PA) menyambut Hadhrat Mirza Masroor Ahmad dengan senang hati ke Amerika Serikat dan mengatakan bahwa ia merasa terhormat bisa berkesempatan bertemu dengan beliau. Dia mengatakan:
"Saya ingin mengucapkan terimakasih atas kepemimpinan Anda yang baik dan komitmen Anda untuk perdamaian, toleransi dan keadilan."
Anggota kongres Muslim pertama, Keith Ellison (US MN-5) mengatakan bahwa Amerika Serikat merasa terhormat oleh kedatangan Hadhrat Mirza Masroor Ahmad dan ia mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan kekhalifahannya, Jamaah Muslim Ahmadiyah membuktikan diri sebagai "keberkahan bagi rakyat Amerika Serikat.'
Anggota kongres Brad Sherman (US CA-27) mengatakan bahwa ia akan memperkenalkan Resolusi Kongres untuk menyambut Huzur ke Amerika Serikat di Dewan Perwakilan setelah acara tersebut. Dia juga mengatakan bahwa Hadhrat Mirza Masroor Ahmad adalah 'model toleransi bagi seluruh dunia."
Katrina Lantos Swett, Komisi Amerika Serikat untuk Kebebasan Beragama International (USCIRF) mengatakan bahwa ia merasa seluruh ruangan diisi dengan 'berkah khusus dan tidak diragukan lagi bahwa itu adalah refleksi dari keberkahan yang dibawa oleh Hadhrat Mirza Masroor Ahmad ke Capitol.
Anggota Kongres Frank Wolf (VA-10) menyambut dengan senang hati Hadhrat Mirza Masroor Ahmad ke Amerika Serikat dan mengatakan bahwa Jamaah Muslim Amerika Serikat selalu siap dalam mendukung semua upaya Hak Asasi manusia.


Anggota Kongres Mike Honda (CA-15) berbicara tentang kebahagiaannya dalam kesempatan pertemuan pribadinya dengan Hadhrat Mirza Masroor Ahmad sebelumnya di Masjid Baitur Rahman.
Dia mengatakan bahwa ia berharap Ahmadiyah tetap aman damai selamanya di Amerika Serikat sehingga mereka bisa terus menyebarkan pesan perdamaian mereka.
Setelah itu salinan Resolusi khusus Kongres diberikan kepada Hadhrat Mirza Masroor Ahmad oleh anggota Kongress Zoe Lofgren (D-CA)

Pemimpin Demokrat, anggota Kongres Nancy Pelosi mengatakan bahwa ia bangga bahwa sambutan bipartisan telah diberikan kepada Hadhrat Mirza Masroor Ahmad.
Dia mengatakan kepemimpinan Hadhrat Mirza Masroor Ahmad ditandai dengan 'kebijaksanaan dan belas kasih. Dia lebih lanjut mengatakan bahwa meskipun menghadapi penganiayaan berat, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad menolak untuk membalas dengan dendam.
Amir Nasional Jamaah Muslim Ahmadiyah Amerika Serikat, Dr Ahsanullah Zafar, berbicara tentang bagaimana dibawah kepemimpinan Khalifahnya, Jamaah Muslim Ahmadiyah tidak pernah menanggapi penganiayaan dengan kekejaman melainkan dengan doa.


Pidato utama dari Hadhrat Mirza Masroor Ahmad dimulai pada 10:40. Beliau memberikan pencerahan para audiens tentang ajaran-ajaran Alquran tentang hubungan international.
Beliau mengatakan bahwa prinsip utama dalam menjaga perdamaian adalah keadilan sejati.
"Yang sebenarnya adalah bahwa perdamaian dan keadilan tidak dapat dipisahkan - Anda tidak dapat memiliki satu tanpa yang lainnya.. Namun secara umum ada sedikit keraguan dimana kegelisahan dan kecemasan meningkat di dunia dan berbagai gangguan telah menyebar. Ini jelas membuktikan bahwa entah dimana, persyaratan keadilan tidak terpenuhi."
Beliau mengatakan bahwa Islam mengajarkan bahwa semua manusia dilahirkan sama dan mereka layak mendapatkan hak asasi manusia yang sama.
Hahdrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:
"Dalam Alquran Allah taala telah menjelaskan bahwa latar belakang bangsa atau etnis hanyalah sebagai identitas, hal tersebut tidak menyatakan atau menegaskan segala bentuk superioritas apapun."
Beliau melanjutkan:
"Jadi, ini adalah ajaran Islam yang terang, bahwa setiap orang yang berasal dari berbagai bangsa dan ras adalah sama. Dan hal ini jelas bahwa semua orang harus diberikan hak yang sama tanpa diskriminasi atau prasangka. Ini adalah kunci dan prinsip emas yang meletakkan dasar untuk harmonisasi antar berbagai kelompok dan bangsa dan sebagai upaya pembentuk perdamaian.

Hadhrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan bahwa negara kaya harus melakukan upaya besar untuk membantu negara-negara berkembang, tetapi mereka harus melakukannya dengan tanpa niat untuk kepentingan pribadi atau nasional.
Sebaliknya mereka harus bertindak dengan keinginan untuk melayani kemanusiaan dan dengan itikad untuk mengakhiri kegelisahan dan kecemasan dari mereka yang membutuhkan.
Hadhrat Mirza Masroor Ahmad mengakhiri dengan pesan yang menyerukan perdamaian.
Huzur mengatakan:
"Amerika Serikat sebagai kekuatan terbesar di dunia, harus memainkan perannya dalam bertindak dengan keadilan sejati dan dengan niat yang baik seperti yang saya jelaskan. Jika itu dilakukan, maka dunia akan selalu ingat dengan kekaguman yang tinggi terhadap upaya besar kalian. Saya berdoa semoga ini menjadi kenyataan."
(Jusman)
copas: Artikel slam

Rabu, 04 Juli 2012

Duta Besar Ghana untuk Amerika Serikat Mengunjunngi Khaliah Ahmadiya

duta besar Ghana bertemua khalifah ahmadiyah
Pada tanggal 25 Juni 2012, Daniel Ohene Agyekum, Duta Besar Ghana untuk Amerika Serikat mengunjungi Imam Jamaah muslim Ahmadiyah seluruh dunia, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad di Masjid Baitur Rahman, Maryland.

Duta besar Agyekum berbicara tentang hubungan nya yang telah terjalin lama dengan Jamaah Muslim Ahmadiyah di Amerika Serikat dan mengatakan ia telah mengunjungi Masjid Baitur Rahman pada sejumlah kesempatan.

Duta Besar juga berbicara tentang beragama inisiatif perdamaian dan proyek-proyek kemanusiaan yang dilakukan oleh Jamaah Ahmadiyah di Ghana.

Beliau mengatakan:

"Imam kalian, kalian dan komunitas kalian telah menggalakkan perdamaian di negara kami. Anda telah berperan dalam program sosial yang memperluas cakrawala kaum muda kami dan menjadikan mereka sebagai warga negara yang baik. Dan benar-benar suatu kebahagian bagi saya bertemu dengan Anda hari ini."

Setelah itu Huzur dan juga duta besar berbagi saling bercerita tentang kenangan indah Ghana dan kekayaan budayanya. Huzur mengatakan bahwa sejak terpilih sebagai khalifah beliau kembali pada dua kesempatan untuk mengunjungi negara tempat beliau pernah tinggal selama delapan tahun antara 1977 sampai 1985.


Khalifah ahmadiyah
 Duta Besar menyampaikan penghargaan dari Ghana terhadap Ahmadiyah. Beliau mengatakan:

"Saya, pemerintah kami dan seluruh pemerintah ghana sebelumnya, serta orang-orang Ghana, benar-benar menghargai kepemimpinan Anda dan pekerjaan dari kamunitas Anda di semua bidang kehidupan. 
Ketika Anda datang ke Ghana, Anda telah mencerahkan bukan hanya rakyat Ghana melainkan dalam kenyataannya jutaan orang di seluruh wilayah tersebut.. Dan jadi saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Huzur bersedia bertemu dengan saya dan berbagi kebijaksanaan dengan saya."'

Pertemuan itu berakhir dengan ucapan sangat terimakasih kepada duta besar atas kunjungannya.

(Jusman)

Sumber: Press release Alislam.org
Copas: AhmadiyahNews

Wawancara CNN dengan Khalifah Ahmadiyah

Wawancara CNN dengan Khalifah Ahmadiyah

Hazrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul Masih V, Imam Jamaah Muslim Ahmadiyah seluruh dunia yang tersebar di 200 negara diwawancarai oleh CNN, 22 Juni 2012 selama kunjungan ke Amerika Serikat. Semoga Allah menyebarkan pesan tentang Cinta untuk semua umat manusia.

Sumber: http://www.themuslimtimes.org/
Copas: AhmadiyahNews

Pemimpin Jemaat Muslim Ahmadiyah memberikan Khotbah Jumat dari Maryland, Amerika Serikat

Yang kali pertama Hadhrat Mirza Masroor Ahmad menyampaikan Khotbah Jumat dari Masjid Baitur Rahman.

Pada tanggal 22 Juni 2012, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, Pemimpin Dunia dari Jemaat Muslim Ahmadiyah, menyampaikan Khotbah Jumat dari Masjid Baitur Rahman di Maryland, yang berfungsi sebagai markas nasional dari Jamaat Muslim Ahmadiyah di Amerika Serikat. Ini adalah kali pertama sejak ia terpilih sebagai Khalifa yang mana hudzur menyampaikan Khotbah Jumat dari Masjid. Ribuan Muslim Ahmadi telah berkumpul di Baitur Rahman, sementara jutaan lainnya di seluruh dunia menyaksikan siaran langsung Khotbah di MTA Internasional.


Hadhrat Mirza Masroor Ahmad menggunakan kesempatan khutbahnya membahas tentang pentingnya doa. Dia mengatakan bahwa ketaatan terhadap lima shalat wajib dalam Islam adalah yang paling penting dan telah berulang kali ditanamkan dalam ajaran Al Qur’an dan Nabi Suci Muhammad saw.

Hudzur mengatakan bahwa Jemaat Muslim Ahmadiyah di Amerika Serikat telah berhasil membangun Masjid di berbagai kota dan upaya ini terus meningkat. Namun ia mengatakan bahwa tujuan sebenarnya dari seluruh Masjid hanya bisa terpenuhi ketika dipenuhi jamaah yang taat kepada Allah.

Berbicara tentang penyalahgunaan Masjid, Hudzur mengutuk ekstrimis Muslim yang menggunakan Masjid untuk keuntungan pribadi mereka sendiri dan dengan menyesal, Hudzur mengatakan bahwa itu sekarang menjadi kepercayaan umum bahwa ekstrimis hanya menggunakan Masjid untuk sholat biasa. Sehingga dia mengatakan itu adalah tugas dari Jamaat Muslim Ahmadiyah untuk menyebarkan ajaran Islam yang benar dan damai dan juga membawa revolusi spiritual tentang kebaikan di seluruh dunia.

Sehubungan dengan Muslim tumbuh di Barat, Hudzur mengatakan:
“Sangat penting bahwa bukan Muslim Ahmadi yang menanggung bentuk apapun perasaan rendah diri tentang keyakinannya karena itu hanya mereka yang memiliki keyakinan yang teguh terhadap agama Islam yang dapat membawa sebuah revolusi rohani yang sejati di dunia.”

http://www.alislam.org/egazette/press-release/head-of-ahmadiyya-muslim-jamaat-delivers-friday-sermon-from-maryland-usa/

Copas: MKAI Jakarta Barat

Kanada: Ahmadiyah Menjadi Tuan Rumah Pertemuan Muslim Terbesar

Ahmadiyah menjadi tuan rumah pertemuan muslim terbesar di kanada
Vaughan, Kanada - 25 Juni 2012 - Jamaah Muslim Ahmadiyah Kanada akan mengadakan konvensi tahunan di International Center di Mississauga, Ontario dari 6-8 Juli 2012. Ini adalah pertemuan terbesar Muslim Kanada dari segi jenisnya.

Tahun ini, Yang Mulia Hadrat Mirza Masroor Ahmad, Imam Jamaah Islam Ahmadiyah akan memberkati acara dengan kehadiran dan pidatonya.

"Kami menantikan kunjungan Huzur." kata Lal Khan Malik, Amir Jamaah Ahmadiyah Kanada.

"Ini adalah peristiwa penting yang memberikan kesempatan bagi semua Muslim untuk menyegarkan pikiran dan jiwa mereka dengan kemurnian Islam."

Selain dari berbagai penjuru Kanada, konvensi akan dihadiri oleh ribuan tamu, diplomat, pejabat, ulama dan akademisi dari bagian lain Amerika Utara, Afrika, Eropa dan Asia.

"Tujuan dari konvensi ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rohani dan untuk menyebarkan pesan perdamaian, cinta dan keharmonisan antar komunitas dan bangsa." kata Bapak Farhan Khokhar, Sekretaris Komunikasi Nasional.

Para ulama juga akan menyampaikan makalah menyoroti isu-isu kontemporer dalam sudut pandang berbagai ajaran-ajaran agama.

Konvensi ini seluruhnya dipersiapkan oleh lebih dari 3.000 relawan yang menyiapkan ruang untuk konvensi, pameran, kios buku, penyediaan makan untuk lebih dari 10.000 orang, dan melakukan pekerjaan-pekerjaan pendukung seperti keamanan dan parkir.

Jamaah Ahmadiyah terkenal dengan usaha mereka dalam menghilangkan berbagai mitos tentang Islam dan menyebarkan perdamaian dan kerukunan antar agama di Kanada.

Selama tahun terakhir, telah diselenggarakan lebih dari 100 pameran Alquran, 6000 relawan telah mencapai lebih dari 500.000 rumah yang dibagikan literatur tentang Islam dan menyelenggarakan lebih dari 100 seminar lintas agama di Kanada.

(Jusman)

Sumber: Ahmadiyyatimes
Copas: AhmadiyahNews

Kunjungan Khalifah Ahmadiyah ke Amerika Serikat

Kunjungan Khalifah Ahmadiyah ke Amerika Serikat
By Imran Jattala | June 16, 2012

Khalifah Islam dan pemimpin internasional Jamaah Muslim Ahmadiyah tiba di Amerika Serikat di tengah anggota Ahmadiyah yang meneriakkan Kebesaran Allah serta shalawat dan salah kepada junjungan Nabi Muhammad saw.

Hadhrat Mirza Masroor Ahmad - yang merupakan penerus ke-5 dari pendiri Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad dari Qadian - berada di Chicago, Illinois malam ini pada leg pertama dua pekan kunjungannya ke Amerika Serikat.

Anak-anak mempersembahkan Buket bunga indah dan puluhan pemuda berbaris untuk membawakan paduan suara rohani di Masjid Ahmadiyah, Chicago.

Dalam kunjungannya, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad akan bertemu dengan ribuan Muslim Amerika.

Beliau juga akan mengadakan dialog dengan para pemimpin penting Amerika Serikat untuk memperkuat hubungan dan menemukan cara membangun perdamaian dan keadilan bagi semua orang.

Pada tanggal 27 Juni Hadhrat Mirza Masroor Ahmad akan menyampaikan pidato utama pada resepsi bi-partisan khusus di Gedung Rayburn House Office di Capitol Hill berjudul, "Jalan menuju Perdamaian: Hubungan antara Bangsa".Dalam kunjungannya beliau akan memimpin Jalsah Salanah (pertemuan tahunan Ahmadiyah) ke 64 di Pennsylvania Farm Show Complex & Expo Center di Harrisburg, Pennsylvania pada 29 Juni sampai 1 Juli.

Jalsah Salanah - acara tiga hari tersebut diperkiran akan menarik lebih dari 12.000 Muslim Amerika dan 1.000 orang tamu non Muslim.

(Jusman)

Sumber: Ahmadiyya Times
Copas: AhmadiyahNews
 

Popular Posts

Tukeran Link

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons